Asyiknya Jadi Crew Event

 Halo pembaca blogger. Bagaimana awal tahun 2022nya? Semoga semua dalam keadaan sehat walafiat dan bahagia selalu. 

Kali ini saya ingin berbagi cerita pengalaman saya sebagai crew event atau pengalaman sebagai volunteer. 

Awal mula saya tertarik menjadi crew event pada saat saya SMA. Kebetulan saya bergabung dengan Student Day Broadcasting Radio di sekolah. 

Ah iya Student Day merupakan mata pelajaran formal tambahan yang wajib diikuti oleh semua siswa/i di SMA saya. Dari 16 macam Student Day saya memilih Broadcasting Radio untuk meningkatkan kepercayaan diri saya dalam berbicara. Karena saya termasuk orang yang pemalu waktu itu. 

Awalnya saya kira tidak ada yang spesial dari student day broadcasting radio seperti halnya student day robotik yang pastinya membuat robot skala kecil, student day musik yang pastinya akan tampil di setiap acara festival tahunan sekolah dan student day cinematografi yang selalu membuat film pendek. Ternyata student day broadcasting radio juga berperan penting dalam acara festival tahunan sekolah. 

Selain menjadi MC di acara festival sekolah, kami juga menjadi crew untuk membantu MPK dan OSIS yang biasanya mengatur jalannya acara festival sekolah. Saya sewaktu itu ditugaskan sebagai MC juga sebagai LO (Liaison Oficcer) yang bertugas memanggil talent yang akan tampil ke atas panggung untuk standby di belakang panggung. Jadi kita rolling gitu pas nge-MC. 



Nah, dari situ lah saya merasakan sensasi sok sibuk tapi mengasyikkannya sebagai crew event. Disaat yang lain bengong dan nontonin acaranya, kita yang sok mondar mandir gitu deh hohohho. Sok paling penting di acara festival. Saya pikir begitu, ya karena kalau bukan karna kita pastinya jalannya acara festival sekolah bakal berantakan karena tidak beraturannya urutan tampil talent. Pastiii ada aja yang performernya belum siap pas udah waktunya giliran dia tampil dan akhirnya kita harus bertindak cepat buat ngatur ulang rundown acara. 

Walaupun capek tapi SERUUU BGT!

Sayangnya sewaktu kuliah saya tidak lolos sewaktu mendaftar untuk menjadi anggota himpunan mahasiswa fakultas dan saya memutuskan untuk fokus dengan kuliah saya saja.

Tetapi semasa kuliah saya juga aktif di organisasi karang taruna rukun tetangga (Katar RT) di rumah saya. Di tahun 2016 RT saya sukses menggelar acara panggung 17 Agustus-an. Kami berhasil menampilkan performer dari anak-anak TK-SD-SMP-SMA bahkan Ibu-Ibu dari lingkungan RT sekitar untuk ikut tampil memeriahkan acara. Saya bertugas untuk menjadi koordinator backstage, yang bertugas mengatur talent untuk standby di belakang panggung. 

Selain itu juga saya diajak oleh teman kakak saya untuk menjadi crew di event K-Pop Dance cover di salah satu mall di Jakarta. Kebetulan saya juga suka dengan dunia per-K-Pop-an dan segala macam tentang Korea Selatan.



Nah, kemudian untuk highlight pada tulisan saya kali ini nih, sekaligus untuk membagikan portofolio saya sebagai fotografer. 

Pada November tahun 2019 lalu, saya tiba-tiba di WhatsApp oleh sahabat saya. Dia mengajak saya untuk ikut menjadi volunteer di salah satu event di Jakarta yakni DISRUPTO. Pertamanya sahabat saya bertanya apakah saya bisa memotret dan punya kamera. Saya jawab dengan pede "bisa dong, kan waktu magang jadi asisten fotografer di Kementerian Luar Negeri" lalu teman saya langsung meminta izin untuk merekomendasikan saya ke panitia acara DISRUPTO untuk ikut bergabung ke dalam divisi Fotografer dan Videografer. Padahal saya gak tau itu acara apa, tapi karena yang mengajak adalah sahabat baik saya di kampus maka dari itu tanpa pikir panjang saya meng-iyakan ajakan untuk ikut bergabung menjadi volunteer. 

Setelah akhirnya saya bergabung dalam grup WhatsApp kemudian meeting untuk breifing bersama dengan anggota volunteer lainnya. Tibalah hari H acara yang diselenggarakan selama 3 hari berturut-turut dari tanggal 22 November hingga 24 November 2019 di Plaza Indonesia dan saya sampai menginap di rumah sahabat baik saya karena venuenya dengan dengan rumah sahabat baik saya ini. 

Berikut hasil jepretan amatir saya saat acara DISRUPTO 

















Dan event terakhir yang saya tangani adalah saat saya dimintai bantuan untuk membantu usaha wedding organizer teman saya SAMAWA Organizer. Teman saya meminta bantuan saya sebagai koordinator lapangan untuk membantu melancarkan jalannya acara yang sakral tersebut sesuai dengan protokol kesehatan pada pertengahan tahun 2021 kemarin.

Sayang sekali ya 2 tahun belakangan event offline jadi jarang karena terkendala kasus Covid-19 yang naik turun grafiknya. Jadi tidak banyak juga yang membuka rekrutmen untuk menjadi volunteer event. Saya rindu dengan event offline apalagi event musik. 

Semoga di tahun 2022 ini kondisi sudah terkendali dan Covid-19 bisa hilang dari muka bumi sehingga kita bisa lagi mengadakan event offline. 

Sekian cerita dan portofolio saya selama saya menjadi crew event. Silakan share dan komentar jika tulisan ini bermanfaat dan berkesan. Terima kasih ☺

Comments

Popular Posts